Fase 3, kerajaan yang menggigit: Umayyah

Wafatnya Ali bin Abi Talib menandai berakhirnya kekhilafahan Khulafaur Rasyidin dan dimulainya fase ketiga kepemimpinan dunia muslim berdasarkan hadist nabi, kerajaan yang menggigit. Disebut kerajaan karena pola suksesinya warisan turun-temurun dan bukan hasil musyawarah seperti kekhilafahan. Selain itu disebut menggigit karena walaupun mereka berbentuk kerajaan, syariah masih diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya . Oleh karena itu di era ini terkadang kita dapati raja yang arif sekali, terkadang muncul raja yang zalim sekali karena pemilihan rajanya tidak berdasarkan musyawarah yang paling alim tetapi warisan turun temurun. Walaupun begitu banyak pencapaian hebat disini karena raja-rajanya masih menerapkan hukum dari Quran dan sunnah di kehidupan sehari-hari. Di fase ketiga inilah fase yang akan dicatat sejarah sebagai the Islamic golden age. Era ini dimulai dari dinasti Umayyah (661 M -750 M).

Umayyah

Dengan wafatnya Ali, kekhalifahan kosong. Saat itu orang terkuat di dunia Islam adalah Muawiyah ibn Abu Sufyan dari klan bani Umayyah. Muawiyah adalah gubernur Suriah sejak kekhalifahan Umar dan kerabat satu klan dari khalifah Usman. Gue mulai dengan mengenali sedikit tentang klan bani Umayyah dan perannya dalam perkembangan awal Islam.

Saat nabi mulai berdakwah di tahun 610 M, bani Umayyah adalah kalangan klan terkemuka dari kalangan elit kaya Mekah. Saat itu bani Umayyah termasuk klan yang memusuhi nabi dan pengikutnya. Mereka termasuk klan yang merencanakan pembunuhan nabi sebelum hijrah. Dan bani Umayyah terus memerangi kaum muslim yang tersisa di Mekah setelah kaum muslim yang lain hijrah ke Madinah. Ketika Mekah akhirnya berhasil ditaklukkan dan bergabung dengan negara Islam pada 630 M, bani Umayyah ikut memeluk Islam dan menjadi klan yang terkemuka di dalam Negara Islam karena kelihaian mereka dalam berpolitik dan berdagang.

Muawiyah diangkat menjadi raja pada tahun 661 M di Suriah karena tidak ada pihak lain yang mau memangku jabatan itu termasuk putra Ali, Hasan dan Husein. Memangku jabatan khalifah di jaman dahulu dihindari karena tanggung jawab yang berat kepada rakyat dan Allah, takut tidak bisa mensejahterakan rakyat. Sebenarnya Muawiyah ini adalah orang ke-2 dari klan bani Umayyah yang menjadi khalifah, yang pertama adalah Usman bin Affan.

Dinasti Umayyah meneruskan kebijakan nabi dan para khalifah Rasyidin menyebarkan syiar Islam ke negeri-negeri baru.Ke arah timur mereka sampai di Kabul dan Punjab di India. Ke arah barat mereka berekspansi melalui Afrika Utara sehingga menguasai Aljazair, Maroko dan pada taun 711 M mereka menyebrang menuju Spanyol. Penyeberangan mereka dipimpin oleh Tariq bin Ziyad, tempat mendarat Tariq adalah di suatu gunung berbatu yang nantinya dinamai Jabal Tariq sesuai namanya. Di barat Jabal Tariq ini disebut Gibraltar. Pernah denger rock of Gibraltar? Nah ini dia. Selat antara Maroko dan Spanyol juga akhirny dinamai selat Gibraltar. Ibukota Spanyol saat itu, Toledo dikuasai tanpa perlawanan berarti karena rakyat sudah muak dengan pemerintahan Visigoth yang zalim. Begitu juga di beberapa kota besar lain seperti Cordoba dan Sevilla. Islam masuk ke kota-kota Spanyol sama seperti Umar masuk ke kota Yerusalem, damai, didukung rakyat. Dimulailah peradaban Islam di tanah Eropa pada tahun 711 M. Luas maksimal dinasti Umayyah adalah 13 juta km2 terbentang dari India di timur sampai Andalusia di Spanyol melintasi seluruh Afrika utara.

umayyad

Di antara kerajaan-kerajaan sampai tahun 1.000 M, dinasti Umayyah adalah yang terluas di dunia mengalahkan Romawi 6.5 juta km2, Persia 8 juta km2 dan Tang 11 juta km2. Selama 80 tahun kekuasaan dinasti Umayyah sampai tahun 750 M mereka lah satu2nya superpower di dunia, barat lagi zaman kegelapan, makan aja sulit.

Jalur-jalur perdagangan dimulai dari Spanyol, Afrika Utara, laut Mediterania, jazirah Arab, sampai India dengan tipe-tipe barang dagangan yang beraneka ragam menghidupi kota-kota dinasti Umayyah menjadi kota-kota kosmopolitan. Makmur. Klan Umayyah adalah orang-orang yang jago dunia tetapi mereka tetap menjadikan Quran dan sunnah dasar dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya.Pemikir, sarjana agama didukung, masjid dibangun, orang miskin dibantu. Orang-orang kaya baru memberi sumbangan berlimpah (wakaf) ke baitul mal dan disumbangkan ke orang-orang miskin, membangun jalan, masjid, Rumah Sakit, panti-panti, dan lain-lain. Bahkan di masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz (717-720 M) dalam 3 taun dia berhasil mengentaskan kemiskinan ke titik 0. Umar bin Abdul Aziz mau membagi zakat tetapi tidak menemukan satu orang pun yang miskin dan berhak menerima seruannya untuk mengambil zakat. Cerminan aja, untuk belajar, Indonesia yang luasny cuma 5,2 juta km2 dan sudah 67 tahun merdeka, kemiskinan masih dimana2.

Dimasa Umayyah juga bahasa Arab dijadikan bahasa resmi negara menggantikan bahasa Persia di timur dan bahasa Yunani di barat. Mengapa? Karena Quran dalam bahasa Arab. Umayyah berusaha menerapkan nilai-nilai Quran dalam kehidupan sehari2, carany dengan menjadikan bahasa Arab menjadi bahasa resmi sehingga menjadi lebih mudah mengerti Quran. Pada masa Umayyah, mata uang juga diseragamkan menjadi dinar dan dirham dari ujung timur sampai ujung barat. Nah pada masa Umayyah juga lah bisa dikatakan sebagai awal mula perkembangan ilmu pengetahuan di dunia Islam. Raja suka memberikan hadiah-hadiah untuk para ilmuwan, ulama, dan seniman yang menghasilkan karya-karya. Di baitul mal selalu ada anggaran untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Pada masa itu pusat pengembangan ilmu pengetahuan adalah di……. Masjid. Orang belajar berkelompok disini, diskusi, bertukar ide.

Di Spanyol didirikan universitas Kordoba, universitas pertama di tanah Eropa yang mempunyai koleksi ratusan ribu buku sementara bangsa Eropa yang lain udah berhenti membaca dan menulis. Murid-murid banyak juga dari Eropa, kuliah gratis. Umayyah tercatat dalam sejarah berhasil membuat kestabilan dalam negeri untuk waktu yang cukup lama 80 taun. Ini memungkinkan ekonomi untuk maju, ilmu berkembang, orang-orang bebas berkreasi tanpa harus khawatir terhadap penjahat. Penjara sering ditemuin kosong. Akan tetapi selalu ada akhir dari sebuah awal. Pergiliran kepemimpinan selalu dipergilirkan menurut kehendak Allah, ini sunatullah.

Menjelang akhir dinasti, luas wilayah 13 juta km2, terbentang dari India ke Spanyol, distribusi kekayaan mulai tidak seimbang. Hal ini membuat keresahan sosial. Klan keturunan nabi, bani Hasyim ngeliat ini tidak benar dan harus revolusi karena menurut mereka raja-raja dan elit sudah kelewatan dalam menumpuk harta. Mereka melihat raja dan elit tidak seperti nabi dan Khulafaur Rasyidin yang bersahaja. Revolusi mereka dipimpin oleh Abu Al-Abbas dari klan bani Hasyim. Pada tahun 750 M, Umayyah digulingkan dan diganti dengan dinasti ke-2, dinasti yang bernama Abbasiyah (750-1258M).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s