24 Ilmuwan Muslim Di Bulan

Bulan
Bulan

Kontribusi besar peradaban Islam di abad pertengahan kepada dunia modern tidak bisa disangkal. Kontribusi mereka menjadi pondasi bagi perkembangan ilmu pengetahuan di era modern. Dan untuk mengapresiasi jasa-jasa peradaban Islam terhadap ilmu pengetahuan, International Astronomical Union menamai 24 kawah di bulan dengan nama ilmuwan Muslim. Berikut adalah nama-nama mereka dengan penjelasan singkat kontribusinya:

1. Al-Ma’mun, Baghdad (786-833 M)

Beliau adalah anak dari khalifah Harun Al Rasyid dari kekhilafahan Abbasiyah. Beliau adalah penggagas Rumah Kebijaksanaan/Baitul Hikmah/House Of Wisdom di Baghdad pada tahun 830 M. Baitul Hikmah adalah tempat para ilmuwan besar Muslim belajar dan modelnya akan diikuti oleh kota-kota besar Muslim lainnya di abad-abad berikutnya. Berkat dukungan beliau lahir lah ilmuwan-ilmuwan Muslim yang memancarkan cahaya kepada dunia yang kontribusinya diteruskan oleh ilmuwan barat saat ini.

2. Al-Basri, Irak (740-815 M)

Beliau adalah seorang astronom dan astrolog. Dua bukunya yang terkenal diterjemahkan ke bahasa Latin pada abad ke-16 M, “De Scientia Motus Orbis” dan “De Composition et Utilat Astrolotic”. Beliau mengenalkan ilmu astronomi kepada dunia. Jejaknya akan diikuti astronom-astronom lain. Beliau juga mengenalkan horoskop.

3. Al-Khwarizmi, Khwarizm (N/A-825 M)

Beliau adalah seorang matematikawan dan astronom. Beliau adalah penemu aljabar, algoritma, penggunaan angka 0-9 dalam operasi matematika. Kontribusinya termasuk kepada semua yang berhubungan dengan matematika termasuk internet, twitter, facebook yang menggunakan algoritma pemrograman. Matematika adalah induk ilmu pengetahuan.

4. Al-Farghani, Persia (N/A – 840 M)

Beliau adalah seorang astronom yang belajar di Baitul Hikmah, Baghdad. Bukunya yang berjudul “Kitab fi Harakat Al-Samawiyah wa Jamawi Ilm Nujum” adalah inspirasi utama ilmuwan asal Italia yang bernama Dante Aliegheri. Ia memperkenalkan istilah azimuth, zenith, dan kontribusi lainnya.

5. Abbas ibn Firnas, (Andalusia, 810-887 M)

Beliau adalah seorang penemu. Menurut sejarawan Philip Hitti, beliau adalah orang pertama yang bereksperimen untuk terbang. Kontribusinya di dunia modern adalah semua yang bisa terbang seperti pesawat, helikopter dan ulang-alik.

6. Thabit ibn Qurra, (Irak, 836-901 M)

Beliau adalah seorang ilmuwan dan astronom. Beliau menerjemahkan banyak buku pengetahuan dari bahasa Yunani ke bahasa Arab sehingga buku-buku Yunani seperti karya Archimedes, Euclid, dan lain-lain yang terancam punah di abad ke-8 M masih bisa anda baca saat ini. Selain itu ia menghitung revolusi bumi, teori angka-angka, geometri.

7. Al-Battani, (Harran, 858-929 M)

Beliau adalah seorang matematikawan dan astronom. Ia menciptakan alat-alat astronomi yang sangat akurat. Beliau memperkenalkan trigonometri, menghitung hari dalam satu tahun, menghitung jarak bumi ke matahari. Beliau menginspirasi Galileo, Keppler dan Copernicus.

8. Al-Sufi, (Persia, 903-986 M)

Beliau adalah seorang astronom. Bukunya yang berjudul “Suwar Al-Kawakib Al-Thabit” menjadi dasar ilmu astronomi modern. Beliau membuat daftar bintang lengkap dengan posisi dan jaraknya, rasi bintang, menemukan galaksi Andromeda, dan lain-lain.

9. Abu Al-Wafa, (Persia, 940-998 M)

Beliau adalah seorang matematikawan dan astronom. Beliau adalah orang pertama yang membuat wall quadrant untuk mengamati bintang-bintang di observatorium. Beliau juga penerjemah buku-buku Yunani karya Euclid dan Diophantes dan menyempurnakannya. Karya-karyanya berpengaruh untuk ilmu trigonometri (sin, cos, tan), observatorium, dan lain-lain.

10. Ibn Yunus, (Mesir, 950-1009 M)

Beliau adalah seorang astronom. Beliau adalah orang pertama yang menjelaskan 40 posisi planet dan 30 jenis gerhana bulan.Beliau juga membuat tabel untuk menentukan posisi bulan.

11. Al-Biruni, (Afghanistan/India, 973-1048 M)

Beliau adalah seorang astronom, matematikawan, geografer. Beliau menemukan cara menghitung jarak antar kota, radius bumi. Karyanya berkontribusi kepada GPS dan memungkinkan anda bisa check-in di foursquare.

12. Ibn Haytam, (Iraq, 987-1038 M)

Beliau adalah seorang matematikawan, astronom dan fisikawan. Beliau adalah penemu ilmu optik dan menemukan bahwasannya cahaya berjalan secara lurus. Kontribusinya bisa anda lihat pada kamera dan kamera video.

13. Ibn Sina (Iran, 980-1037 M)

Beliau adalah seorang filsuf dan ahli pengobatan. Beliau menekankan pentingnya berpikir rasional dan logis. Bukunya The Canon Of Medicine menjadi rujukan dunia kedokteran selama berabad-abad.

14. Al-Bakri, (Andalusia, 1010-1094 M)

Beliau adalah seorang geografer. Beliau menulis buku tentang Eropa, Afrika Utara dan jazirah Arab. Beliau menulis setiap kota, karakteristik, dan kehidupan sehari-harinya.

15. Al-Bitruji, (Andalusia, N/A-1100 M)

Beliau adalah seorang astronom. Bukunya “Kitab Al-Hayah” adalah rujukan utama ilmu astronomi di abad ke-13 di Eropa. Beliau memperkenalkan pergerakan planet.

16. Al-Zarqali, (Andalusia, 1028-1087 M)

Beliau adalah seorang matematikawan dan astronom. Beliau menemukan instrumen astronomi yang bernama Meja Toledo. Ia adalah inspirasi utama Copernicus.

17. Omar Khayyam, (Persia, 1048-1031 M)

Beliau adalah seorang matematikawan, astronom dan sastrawan. Beliau membuat tabel astronomi, menulis tentang aljabar dan menentukan satu tahun sama dengan 365,24219858156 hari. Pada abad ke-19 diketahui 1 tahun sama dengan 365,242190, beda 0.000006 dari perhitungan beliau. Di zaman modern karyanya ada di imu matematika seperti persamaan kubik, GPS.

18. Ibn Rushd, (Andalusia, 1126-1198 M)

Beliau seorang filsuf. Beliau membangkitkan kebebasan berpikir. Hal ini membuat orang Eropa kembali tertarik untuk belajar filsafat. Dengan berpikirnya orang Eropa, mereka akan mengalami Renaisans dalam beberapa abad kedepan.

19. Jabir ibn Aflah, (Andalusia, pertengahan abad ke-12 M)

Beliau adalah seorang astronom. Beliau adalah orang pertama yang membuat instrumen untuk menjelaskan pergerakan benda-benda angkasa.

20. Nasiruddin Tusi, (Khurasan, 1201-1274)

Beliau adalah seorang ilmuwan. Beliau adalah menterinya Hulagu Khan penakluk Mongol. Beliau membangun observatorium di Irak, membuat katalog bintang-bintang dan instrumen lain yang digunakan berabad-abad dari Cina sampai Eropa.

21. Al-Marrakushi, (Maroko, N/A-1282 M)

Beliau adalah seorang matematikawan dan astronom. Beliau orang pertama yang memperkenalkan almanak dan mengembangkan ilmu aljabar.

22. Ismail Ibn Abu Al-Fida, (Suriah, 1273-1331 M)

Beliau adalah seorang geografer. Beliau adalah ilmuwan terakhir yang lahir dari Baitul Hikmah, menyusul hancurnya Baghdad oleh Mongol. Bukunya “Mukhtasar Tarikh Al-Bashar” sangat terkenal. Bukunya menjelaskan tentang sejarah peradaban manusia sampai tahun 1329 M sehingga sejarah mereka bisa sampai ke kita di zaman sekarang.

23. Ibn Battuta, (Maroko, 1304-1377 M)

Beliau adalah seorang petualang. Catatan perjalanannya membantu dunia mempelajari sejarah peradaban di zaman pertengahan. Perjalanannya mengelilingi dunia melebihi jarak yang ditempuh Marco Polo. Total jarak yang ditempuh adalah 120.000 km, tiga kali keliling bumi.

24. Ulugh Begh, (Samarkand, 1393-1494 M)

Beliau adalah seorang sultan, matematikawan, astronom. Beliau membangun observatorium di Samarkand, Uzbekistan yang sangat akurat. Beliau juga menyusun katalog bintang-bintang. Beliau mengakuratkan nilai sinus dan tangent dan mengembangkan ilmu trigonometri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s