Istana Topkapi

Istana Topkapi
Istana Topkapi

Istana Topkapi merupakan salah satu istana terbesar dan terindah di dunia yang masih bertahan sampai sekarang, ia terletak satu komplek dengan Hagia Sophia dan Masjid Biru. Dengan letak di salah satu bukit terindah yang berada persis di sisi selat Bosporus, pemandangan dari istana Topkapi sangat indah. Dari istana ini anda bisa melihat selat Bosporus, laut Marmara dan tanduk emas (Golden Horn). Komplek istana dikelilingi oleh tembok besar sepanjang 5 km.
20130222_165954

Dengan takluknya Konstantinopel (nama tua Istanbul) pada 29-Mei-1453, sultan Muhammad Al Fatih memindahkan ibu kota kesultanan Utsmani dari Edirne ke Istanbul. Istana pemerintahan pertama dibangun di tengah Istanbul, istana kedua dibangun di bukit di sisi selat Bosphorus, istana ini yang bernama istana Topkapi. Pembangunan dimulai pada tahun 1459 dan selesai pada tahun 1465. Antara tahun 1465 sampai 1856 istana Topkapi menjadi pusat pemerintahan Utsmani sebelum pindah ke istana Dolmabahce. Pada tahun 1924, istana Topkapi diubah menjadi museum atas perintah Mustafa Kemal Ataturk dan pada tahun 1985 UNESCO memasukkan istana Topkapi menjadi salah satu warisan budaya dunia.

Di masa aktifnya, istana ini berfungsi sebagai tempat tinggal sultan, tempat pendidikan sultan dan pejabat kesultanan, pusat pemerintahan kesultanan, tempat rapat menteri dan pusat perbendaharaan kesultanan. Seiring berjalannya waktu, di istana dibangun Harem (tempat tinggal istri dan selir sultan). Melihat fungsi-fungsi tersebut, dapat disimpulkan istana Topkapi merupakan jantung dan sekaligus otak kesultanan Utsmani selama kurang lebih 400 tahun. Dari sini kesultanan Utsmani memerintah wilayah yang mencakup tiga benua; Asia, Afrika dan Eropa.

Komplek Istana Topkapi terbagi menjadi empat area:

1. Area pertama

Area ini merupakan area paling luar dari komplek istana, untuk memasuki area ini melalui gerbang yang bernama “Gerbang Kerajaan”.

Gerbang Kerajaan
Gerbang Kerajaan

Di area pertama ini anda bisa melihat tempat membuat roti kesultanan, tempat percetakan uang, markas penjaga istana dan gudang kayu bakar. Di area ini juga anda bisa melihat Hagia Irene yang dulunya gereja Romawi dan museum Arkeologi.

2. Area kedua

Area kedua adalah area istananya sendiri, anda memasukinya melalui “Gerbang Penghormatan”.

Gerbang Penghormatan
Gerbang Penghormatan

Area kedua ini merupakan pusat administrasi dan pemerintahan kesultanan. Yang bisa memasuki area ini hanya sultan, warga yang telah mendapatkan izin khusus dan perwakilan pasukan Janisari pada waktu gajian. Penerimaan utusan negara asing juga dilakukan di area ini. Halaman area ini saking besarnya bisa memuat sampai 10.000 orang. Di dalam area kedua ini terdapat Harem, tempat tinggal istri, selir, ibu dan anggota keluarga sultan.

Pintu masuk Harem
Pintu masuk Harem

Di dalam Harem
Di dalam Harem

3. Area ketiga

Area ketiga adalah area pribadi sultan, orang yang memasukinya harus memiliki izin khusus. Di area ini terdapat universitas pribadi sultan, ruang tahta, ruang perbendaharaan. Sultan menerima duta besar dari negara asing di ruang tahta. Dengan alasan keamanan dan penjagaan rahasia kesultanan, para penjaga di ruang tahta dipilih yang bisu dan tuli.

Di area ini anda bisa melihat koleksi kostum sultan sejak abad ke-15, ada kurang lebih 2.500 kostum buatan tangan disini.

Di ruang perbendaharaan, anda bisa melihat koleksi harta Utsmani. Harta-harta ini berasal dari berbagai Negara yang dulu sempat berhubungan diplomatik dengan kesultanan Utsmani seperti Eropa, India, Cina dan Afrika. Anda bisa melihat berlian, perabot emas, emerald, rubi, senjata dan lain-lain.

Disini juga terdapat peninggalan-peninggalan bersejarah umat awal Islam seperti pedang, busur panah, mantel, helaian rambut, cetakan kaki nabi Muhammad SAW. Juga terdapat cetakan pertama Al Quran dan kunci Kabah.

4. Area keempat

Area keempat berisi banyak pavilion dan taman-taman cantik dengan pemandangan indah ke selat Bosporus, Tanduk Emas, Galata dan bukit-bukit hijau. Dahulu digunakan sebagai tempat bersantai sultan dan keluarga.

Paviliun
Paviliun

Di area keempat ini terdapat restoran yang menyediakan masakan-masakan khas kesultanan yang buka sejak abad ke-19, pelayan di restoran ini menggunakan baju khas kesultanan. Pastikan anda mencoba makan disini dan merasakan atmosfer makan di masa kejayaan Utsmani.

Restoran Konyali
Restoran Konyali

20130222_161144

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s